Trump Ancam Ledakkan Seluruh Ladang Gas Iran jika Qatar Diserang Lagi

Maria Christina Malau
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menghancurkan ladang gas terbesar Iran jika Teheran kembali menyerang Qatar. (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menghancurkan ladang gas terbesar Iran jika Teheran kembali menyerang Qatar. Ancaman ini muncul setelah Israel dilaporkan menyerang South Pars, bagian dari ladang gas alam terbesar di dunia yang berada di perairan Iran dan Qatar. 

Iran langsung membalas serangan tersebut dengan menghantam fasilitas energi Ras Laffan di Qatar, yang merupakan pusat pengolahan gas alam cair (LNG) terbesar di dunia. Serangan Iran menyebabkan kerusakan besar di lokasi tersebut, meski seluruh pekerja dilaporkan selamat. Otoritas Qatar juga memastikan kebakaran berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.

Trump menegaskan Amerika Serikat tidak mengetahui serangan Israel terhadap fasilitas gas Iran meskipun Israel belum mengonformasi serangan tersebut. Dia juga mengatakan dalam unggahan di media sosialnya, Kamis (19/3/2026), Qatar tidak terlibat dalam serangan tersebut dan menyebut aksi balasan Iran sebagai tindakan yang tidak dapat dibenarkan.

"Jika Iran kembali menyerang Qatar, Amerika Serikat akan meledakkan seluruh ladang gas South Pars secara besar-besaran, dengan kekuatan dan daya yang belum pernah dilihat atau disaksikan Iran sebelumnya," tulis Trump, dilansir dari BBC.

Trump mengatakan, tidak ingin mengambil langkah penghancuran tersebut karena dampaknya yang besar dalam jangka panjang. Namun, dia menegaskan tidak akan ragu jika serangan terhadap Qatar terulang.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
Internasional
13 jam lalu

WHO Wanti-Wanti Bencana Nuklir di Tengah Perang AS–Israel Vs Iran

Internasional
15 jam lalu

Iran Murka Fasilitas Gas Terbesarnya Dibom AS-Israel: Perang Level Baru Telah Dimulai!

Internasional
19 jam lalu

Pejabat Militer Israel Ungkap Ngerinya Serangan Rudal Iran

Internasional
23 jam lalu

Presiden Iran Benarkan Tewasnya Menteri Intelijen Esmail Khatib, Sebut Israel Pengecut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal