Trump Ancam Ledakkan Seluruh Ladang Gas Iran jika Qatar Diserang Lagi

Maria Christina Malau
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menghancurkan ladang gas terbesar Iran jika Teheran kembali menyerang Qatar. (Foto: AP)

Konflik ini merupakan kelanjutan dari ketegangan sejak 28 Februari, setelah AS dan Israel melancarkan serangan besar-besaran ke Iran. Teheran kemudian membalas dengan menyerang Israel dan negara-negara Teluk yang bersekutu dengan AS.

Serangan terhadap South Pars langsung mengguncang pasar energi. Harga minyak melonjak hingga mendekati 110 dolar AS per barel. Sementara itu, harga gas di Eropa sempat naik lebih dari 25 persen sebelum sedikit turun, dan kini berada di atas dua kali lipat dibanding sebelum konflik.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian sebelumnya telah memperingatkan, eskalasi ini bisa menimbulkan konsekuensi di luar kendali dan berdampak global.

Pemerintah Qatar mengecam serangan terhadap fasilitas energinya sebagai ancaman langsung terhadap keamanan nasional dan stabilitas kawasan. Doha juga menyatakan berhak untuk merespons. Pascaserangan tersebut, dua diplomat Iran diperintahkan meninggalkan Qatar dalam waktu 24 jam.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
Internasional
14 jam lalu

WHO Wanti-Wanti Bencana Nuklir di Tengah Perang AS–Israel Vs Iran

Internasional
15 jam lalu

Iran Murka Fasilitas Gas Terbesarnya Dibom AS-Israel: Perang Level Baru Telah Dimulai!

Internasional
20 jam lalu

Pejabat Militer Israel Ungkap Ngerinya Serangan Rudal Iran

Internasional
24 jam lalu

Presiden Iran Benarkan Tewasnya Menteri Intelijen Esmail Khatib, Sebut Israel Pengecut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal