WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menepis laporan bahwa Iran dan Oman akan mengendalikan Selat Hormuz sebagai bagian dari perundingan damai untuk mengakhiri konflik. Trump menegaskan tak ada satu negara pun yang akan mengendalikan jalur perairan strategis, urat nadi pasokan energi dunia tersebut.
Sebelumnya stasiun televisi pemerintah Iran melaporkan, Teheran memperoleh draf tidak resmi proposal damai yang akan memulihkan lalu lintas Selat Hormuz kembali seperti sedia kala saat sebelum perang dalam waktu sebulan. Draf itu juta menyebutkan, Iran dan Oman bersama-sama akan mengelola lalu lintas Selat Hormuz.
Selain itu, AS akan mencabut blokade maritim terhadap pelabuhan Iran serta menarik pasukan dari sekitar negara itu.
Bukan hanya itu, Trump kini mengancam Oman, negara yang memiliki hubungan militer dan ekonomi selama beberapa dekade dengan AS.
“Tidak ada yang akan mengendalikan (Selat Hormuz),” kata Trump, dalam rapat kabinet, Rabu (27/5/2026).