Trump Heran Iran Tak Juga Menyerah meski Pesawat dan Kapal Perang AS Siap Serang

Anton Suhartono
Donald Trump heran Iran tidak juga menyerah untuk menyepakati negosiasi nuklir padahal armada tempur AS telah siap menyerang (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump heran mengapa Iran tidak juga menyerah untuk menuruti keinginan AS dalam negosiasi nuklir, padahal armada-armada tempur sudah dikerahkan dan siap menyerang negara tersebut.

Hal itu diungkapkan utusan Trump untuk Timur Tengah Steve Witkoff dalam wawancara dengan Fox News, Sabtu (21/2/2026). Trump mempertanyakan mengapa Iran belum juga menyerah dalam menghadapi peningkatan kekuatan militer AS untuk menekan agar mau mencapai kesepakatan nuklir.

AS dan Iran menjalani dua putaran negosiasi nuklir yakni di Oman dan Swiss dalam sebulan terakhir. Namun sejauh ini belum ada tanda-tanda kedua negara akan mencapai kesepakatan. Sementara itu AS telah mengirim dua gugus tempur kapal induk ke Timur Tengah yang diperkuat kapal-kapal perang pendukung, ratusan jet tempur, pesawat tanker, serta armada lainnya.

Witkoff mengatakan, Trump penasaran tentang sikap Iran setelah diancam akan mengalami konsekuensi berat jika tak mau juga mencapai kesepakatan.

"Saya tidak ingin menggunakan kata 'frustrasi,' karena dia paham benar memiliki banyak alternatif, tapi dia penasaran mengapa mereka belum... Saya sebenarnya tidak ingin menggunakan kata 'menyerah,' tapi mengapa mereka belum juga menyerah," kata Witkoff, menirukan pernyataan Trump.

“Mengapa, di bawah tekanan ini, dengan kekuatan maritim dan angkatan laut yang ada di sana, mengapa mereka tidak datang kepada kita dan berkata, ‘Kami menyatakan tidak menginginkan senjata, jadi inilah yang siap kami lakukan’? Tapi, agak sulit untuk membuat mereka sampai pada titik itu," ujarnya, lagi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Dubes AS Sebut Israel Berhak atas Timur Tengah, Negara-Negara Arab dan Muslim Murka

Internasional
8 jam lalu

Pria Bersenjata Ditembak Mati usai Masuk Area Kediaman Pribadi Trump di Florida

Nasional
10 jam lalu

Ekonom Kritik Produk AS Masuk RI Tak Wajib Sertifikasi Halal, Ancam Industri Nasional

Nasional
14 jam lalu

Pemerintah Impor 1.000 Ton Beras dari AS, Pastikan Tak Berdampak terhadap Produksi Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal