Trump Kembali Ancam BRICS: Hindari Mata Uang Baru atau Kena Tarif 100 Persen!

Anton Suhartono
Donald Trump kembali mengancam negara-negara anggota BRICS akan menjatuhkan sanksi jika BRICS menyepakati mata uang baru (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengulangi ancamannya kepada negara-negara anggota BRICS. Dia akan menjatuhkan sanksi jika BRICS menyepakati mata uang baru, menggantikan dolar AS.

Trump akan mengenakan bea masuk 100 persen untuk barang-barang masuk dari negara-negara anggota BRICS.

Negara-negara BRICS, lanjut dia, harus mempertahankan peran dolar AS dalam perdagangan global atau akan menghadapi dampak ekonomi.

"Gagasan bahwa negara-negara BRICS berusaha menjauh dari dolar, sementara kita berdiri dan menonton, sudah berakhir," kata Trump di media sosial Truth Social.

"Kita akan meminta komitmen dari negara-negara yang tampaknya bermusuhan ini bahwa mereka tidak akan membuat mata uang baru BRICS atau mendukung mata uang lain untuk menggantikan dolar AS yang perkasa atau mereka akan menghadapi tarif 100 persen."

Negara-negara tersebut, lanjut dia, harus mengucapkan selamat tinggal terhadap ekspor produk ke AS dan mencari negara lain.

"Tidak ada peluang bahwa BRICS akan menggantikan dolar AS dalam perdagangan internasional atau di tempat lain. Negara mana pun yang mencoba harus mengucapkan halo kepada tarif dan selamat tinggal kepada Amerika," ujarnya.

Postingan-nya kali ini merupakan pengulangan dari komentarnya pada awal akhir November 2024 beberapa pekan setelah memenangkan pilpres AS.

Anggota utama BRICS, Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, sejak beberapa tahun lalu membahas berbagai cara untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
25 menit lalu

DPR Buka Suara usai RI Gabung Dewan Perdamaian Bentukan Trump

Internasional
46 menit lalu

Rusia Peringatkan AS Tak Serang Iran

Nasional
2 jam lalu

Kapan Prabowo Bertemu Trump Bahas Tarif Dagang RI-AS? Ini Bocoran Seskab Teddy

Nasional
7 jam lalu

JK Respons Dewan Perdamaian Bentukan Trump: Terpenting Hentikan Perang di Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal