Trump Kembali Ancam BRICS: Hindari Mata Uang Baru atau Kena Tarif 100 Persen!

Anton Suhartono
Donald Trump kembali mengancam negara-negara anggota BRICS akan menjatuhkan sanksi jika BRICS menyepakati mata uang baru (Foto: AP)

Kerja sama ekonomi sesama anggota BRICS juga semakin intensif sejak negara Barat menjatuhkan sanksi kepada Rusia terkait invasi ke Ukraina. 

Dalam beberapa tahun terakhir, anggota BRICS terus bertambah mencakup Mesir, Ethiopia, Iran, Uni Emirat Arab, dan yang terakhir Indonesia. Selain itu ada beberapa negara mitra BRICS lainnya, termasuk Malaysia.

Meskipun tidak memiliki mata uang bersama, para anggota BRICS mempromosikan perdagangan dalam mata uang lokal masing-masing.

Saat KTT BRICS 2023, Presiden Rusia Vladimir Putin secara terang-terangan menyerukan de-dolarisasi. Negara-negara BRICS harus memperluas penyelesaian dalam mata uang nasional dan meningkatkan kerja sama antarbank.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Terungkap! Trump Belum Mau Serang Iran, Israel yang Ngotot

Nasional
6 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Level Rp16.754 per Dolar AS

Internasional
6 jam lalu

Presiden Iran Instruksikan Mulai Negosiasi Nuklir dengan AS Segera

Nasional
8 jam lalu

DPR Buka Suara usai RI Gabung Dewan Perdamaian Bentukan Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal