Trump Klaim AS kini Produsen Minyak Terbesar di Dunia

Anton Suhartono
Donald Trump menyebut Amerika Serikat sebagai produsen minyak terbesar di dunia saat ini (Foto: AP)

DALLAS, iNews.id - Presiden Donald Trump menyebut Amerika Serikat (AS) sebagai produsen minyak terbesar di dunia saat ini. Jumlah tersebut belum termasuk cadangan minyak Venezuela yang masuk dalam daftar persediaan AS.

Dalam pidatonya di Konvensi Partai Republik di Dallas, Texas, Trump memuji kesepakatan energi AS dengan Venezuela. Kesepakatan itu melibatkan cadangan minyak Venezuela sebesar 65 miliar barel.

Menurut Trump, angka tersebut merupakan kesepakatan terbesar dalam sejarah AS.

"Sekarang kita yang terbesar di dunia, dan itu tanpa Venezuela, yang baru saja kita tambahkan ke persediaan kecil kita," ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu.

Gedung Putih mengumumkan rincian kesepakatan energi tersebut. North American Blue Energy Partners (NABEP) akan memberi Kantor Modal Strategis Pentagon 35 persen saham ekuitas di perusahaan induk, tidak menggunakan uang dari pajak AS.

NABEP telah mengamankan konsesi eksplorasi selama 100 tahun mencakup 17 ladang minyak. Namun Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, sebelumnya menyebut perjanjian tersebut hanya berlaku 25 tahun.

Departemen Luar Negeri (Deplu) AS juga akan memiliki hak untuk membeli 20 persen produksi minyak berdasarkan harga pokok.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Jelang Pemilu Paruh Waktu AS, Trump Tak Tidur

8 jam lalu

Kapan Perang AS Vs Iran Berakhir? Ini Jawaban Terbaru Trump

8 jam lalu

Ini Jet Tempur AS yang Rusak akibat Serangan Iran ke Pangkalan Militer Yordania

8 jam lalu

Trump Janjikan Uang Rp87 Juta untuk Setiap Orang Dewasa AS jika Partai Republik Menang Pemilu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal