Trump Klaim Iran Ajak Negosiasi setelah Diancam Serangan Militer

Anton Suhartono
Donald Trump mempertimbangkan beberapa opsi menanggapi penanganan demonstrasi di Iran, termasuk dengan intervensi militer (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika SerikatDonald Trump mempertimbangkan beberapa opsi menanggapi penanganan demonstrasi di Iran, termasuk dengan intervensi militer. Demonstrasi besar-besar di Iran telah merenggut 490 nyawa hingga Minggu (11/1/2026) berdasarkan data lembaga Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA) yang berbasis di AS.

“Kami mempertimbangkannya dengan sangat serius. Militer sedang mempertimbangkannya, dan kami sedang mempelajari beberapa opsi yang sangat keras. Kami akan membuat keputusan,” kata Trump, di pesawat Air Force One, Minggu malam waktu setempat.

Setelah ancaman serangan yang pertama kali disampaikan Trump pekan lalu, pimpinan Iran menghubungi AS untuk menawarkan negosiasi.

"Pertemuan sedang diatur," ujarnya, seperti dilaporkan Al Jazeera, Senin (12/1/2026).

Namun Trum menegaskan kembali, pemerintahannya mungkin mengambil sikap sebelum pertemuan itu terwujud.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

DPR AS Sahkan UU Hentikan Bantuan Dana untuk Kampus yang Boikot Israel

8 jam lalu

Nah, Rusia Ungkap Kemungkinan Rencana AS Kerahkan Pasukan ke Perbatasan Iran

11 jam lalu

Fantastis! Iran Tembak Jatuh 45 Drone MQ-9 Reaper AS Selama Perang, Nilainya Rp23 Triliun

11 jam lalu

Trump Janjikan Kemenangan Segera Perang Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal