Trump Klaim Iran Ajak Negosiasi setelah Diancam Serangan Militer

Anton Suhartono
Donald Trump mempertimbangkan beberapa opsi menanggapi penanganan demonstrasi di Iran, termasuk dengan intervensi militer (Foto: AP)

Sejauh ini belum komentar dari Iran mengenai ancaman terbaru Trump.

Para pejabat Iran pada Minggu menyampaikan peringatan keras jika AS melakukan intervensi militer terkait dengan demonstrasi rusuh.

Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan jika negaranya diserang, militernya akan membalas dengan menyerang Israel serta pangkalan dan kapal perang AS di Timur Tengah.

Demonstrasi di Iran dimulai pada 28 Desember 2025, ketika para pedagang Pasar Besar Teheran melakukan mogok dengan menutup toko. Mereka memprotes kondisi perekonomian yang terus memburuk ditandai dengan anjloknya nilai tukar rial terhadap dolar AS.

Unjuk rasa kemudian menyebar ke penjuru Iran dan agendanya pun meluas hingga isu biaya hidup serta perlawanan terhadap rezim ulama Iran yang telah memerintah negara itu sejak Revolusi Islam 1979.

Pemadaman internet sejak Kamis pekan lalu dan masih berlangsung saat ini bak bahan bakar yang membuat kerusuhan semakin menjadi-jadi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
18 jam lalu

Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, Kanada Protes

3 hari lalu

Trump Kirim Proposal Perjanjian Nuklir AS-Saudi ke Kongres, Syaratnya Harus Berdamai dengan Israel

3 hari lalu

Nah, AS Bersedia Batalkan Operasi Ekonomi terhadap Iran asal Selat Hormuz Dibuka Total

3 hari lalu

Pengadilan AS Larang Lelang 100 Lebih Benda Peninggalan Kapal Titanic, Kenapa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal