Trump Sebut Iran Takut dan Minta Negosiasi setelah Fasilitas Nuklirnya Diserang

Anton Suhartono
Donald Trump menegaskan serangan AS terhadap 3 fasilitas nuklir Iran pada 22 Juni lalu telah mengubah peta kekuatan Timur Tengah (Foto: Maxar via AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menegaskan serangan militernya terhadap tiga fasilitas nuklir Iran pada 22 Juni lalu telah mengubah peta kekuatan di Timur Tengah. 

Menurut Trump, langkah agresif itu membuat Teheran kini berada dalam posisi defensif dan bahkan ingin kembali bernegosiasi dengan AS.

Pernyataan ini disampaikan Trump dalam wawancara di pesawat kepresidenan Air Force One pada akhir pekan. Meski awalnya ditanya mengenai rencana penjualan jet tempur siluman F-35 ke Arab Saudi, Trump justru mengalihkan pembicaraan dan kembali menyinggung Iran, topik yang tampaknya tidak bisa dilepas dari narasinya.

“Kita membuat jet terbaik, kita membuat rudal terbaik, Anda lihat bahwa kita telah melumpuhkan kemampuan nuklir Iran,” ujar Trump, seperti dikutip dari Sputnik.

Trump kemudian mengenang kembali serangan pada Juni lalu yang dia klaim sebagai aksi berani yang gagal dilakukan presiden-presiden AS sebelumnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Iran Dapat Informasi AS Akan Menyerang Lagi, Siapkan Pembalasan Dahsyat

2 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai China Desak Iran Kendalikan Serangan Houthi

3 hari lalu

Heboh! Teknologi Jet Tempur Siluman F-35 AS Mungkin Bocor ke China, Komponen Hilang

4 hari lalu

Sepakati Kerja Sama dengan Denmark, Trump: AS Kendalikan Keamanan Greenland Selamanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal