Trump Sebut Iran Takut dan Minta Negosiasi setelah Fasilitas Nuklirnya Diserang

Anton Suhartono
Donald Trump menegaskan serangan AS terhadap 3 fasilitas nuklir Iran pada 22 Juni lalu telah mengubah peta kekuatan Timur Tengah (Foto: Maxar via AP)

“Selama 22 tahun mereka ingin melakukannya, (tapi) tidak ada presiden yang berani melakukannya. Kami yang melakukannya, dan Iran sekarang berada di posisi yang berbeda,” demikian klaim Trump.

Menurut dia, Iran bukan hanya terpukul secara militer, namun juga secara psikologis.

“Setelah serangan tersebut, Iran ingin menegosiasikan kesepakatan dengan AS. Semua pihak ingin bernegosiasi dengan kita sekarang,” ujarnya.

Klaim Trump itu berseberangan dengan pernyataan resmi Teheran, yang selama ini menolak anggapan bahwa mereka ingin kembali ke meja perundingan. Iran justru menuduh Washington melakukan agresi yang melanggar hukum internasional.

Meski demikian, Trump terus menegaskan pendekatan kerasnya adalah satu-satunya cara efektif menekan Iran. Dia menggambarkan serangan itu sebagai penentu arah hubungan AS-Iran dan menyiratkan bahwa tekanan militer akan terus berlanjut bila diperlukan.

Pernyataan Trump muncul di tengah tekanan diplomatik internasional. Para menteri luar negeri negara-negara G7 pekan ini mendesak Iran untuk terlibat dalam perundingan nuklir langsung dengan AS dengan dukungan dari tiga negara Eropa (Prancis, Jerman, Inggris).

Hingga kini, belum ada konfirmasi bahwa Iran ingin bernegosiasi kembali. Namun Trump terus memanfaatkan narasi ini untuk menegaskan bahwa pemerintahannya berhasil menekan salah satu musuh bebuyutan AS hingga berada pada titik lemah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
15 jam lalu

Trump Tak Main-Main soal Nuklir Iran, Menlu Rubio: Bukan Sekadar Isu Politik

16 jam lalu

Iran Tegaskan Tak Bikin Senjata Nuklir, tapi Berhak Jalankan Program Nuklir Damai

18 jam lalu

Pemilu AS Tak Pengaruhi Perang Iran, Rubio: Trump Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata

19 jam lalu

Dihantam Rudal dan Drone Iran, Ini Daftar Pangkalan AS di Timur Tengah yang Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal