WASHINGTON, iNews.id - Pemerintahan Presiden Donald Trump mempertimbangkan membayar tiap warga Greenland hingga 100.000 dolar Amerika Serikat (AS) atau Rp1,68 miliar (kurs Rp16.843 per dolar AS). Rencana itu dilakukan untuk mengajak para warga Greenland memisahkan diri dari Denmark dan bergabung ke AS.
Dilansir dari Reuters, Jumat (9/1/2026), para pejabat AS tengah membahas angka pasti yang akan disodorkan ke warga Greenland mulai dari 10.000 dolar AS (Rp168 juta) hingga 100.000 dolar AS. Dengan begitu, total dana yang dibutuhkan berkisar antara 500.000 dolar AS (Rp8,4 miliar) hingga hampir 6 miliar dolar AS (Rp101 triliun) untuk populasi sekitar 57.000 jiwa.
"Presiden (Trump) telah sangat terbuka dan jelas kepada Anda semua dan dunia bahwa ia memandang hal itu sebagai kepentingan terbaik Amerika Serikat untuk mencegah agresi Rusia dan Tiongkok di wilayah Arktik," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt dikutip dari Fox News Digital.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Marco Rubio bakal bertemu dengan Menlu Denmark untuk membahas Greenland pekan depan.
Trump sebelumnya mengatakan AS harus mengakuisisi Greenland karena sumber daya mineralnya sangat penting untuk memajukan teknologi militer AS. Selain itu, dia berpandangan dunia barat harus berada di bawah pengaruh geopolitik Washington.
Menurut dia, Greenland dikelilingi kapal-kapal Rusia dan China. Denmark yang memerintah Greenland dinilainya tidak memiliki kemampuan untuk menyediakan tingkat pertahanan dan pengawasan sesuai standar keamanan nasional AS.