Trump Siapkan Rencana jika Partai Republik Kalah Pemilu AS, Apa Saja?

Anton Suhartono
Gedung Putih menyiapkan berbagai skenario jika Partai Demokrat mengambil alih kendali Kongres AS dalam pemilu sela pada 3 November (Foto: AP)

Penasihat Hukum Gedung Putih Will Scharf beserta timnya juga tengah mempelajari batas-batas kewenangan presiden.

"Hal-hal yang dikaji mencakup apa yang secara hukum dapat dilakukan Trump sendiri, sejauh mana dia bisa mendorong batas kewenangannya, serta bagaimana mempertahankan keputusan-keputusan tersebut di pengadilan," kata seorang sumber pejabat Gedung Putih, seperti dikutip dari Reuters, Senin (2/11/2026).

Jika berhasil menguasai Kongres, Demokrat akan memiliki kekuatan untuk menyelidiki pemerintahan Trump, memblokir rancangan undang-undang, serta membatasi prioritas belanja pemerintahannya.

Namun, Trump tetap memiliki kewenangan eksekutif yang luas, terutama dalam urusan perdagangan, kebijakan luar negeri, dan birokrasi federal. Kewenangan tersebut telah digunakannya secara agresif selama masa jabatan keduanya.

Demokrat membutuhkan tambahan bersih empat kursi di DPR dan juga Senat AS untuk membalikkan keunggulan tipis Partai Republik. Saat ini, Republik menguasai DPR dengan perbandingan 218 melawan 214 kursi, sementara di Senat 53 menghadapi 47 kursi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 jam lalu

Ngeri! Penembakan Selama Halloween di AS, 24 Orang Tewas 90-an Luka

16 jam lalu

Iran Masukkan Aset Keuangan AS dan Israel dalam Daftar Target, Perang Bisa Meluas

16 jam lalu

Pamer Senjata, Iran: Persediaan Rudal Kami Bertambah 1,5 Kali Lipat

16 jam lalu

Biaya Perang Iran Tembus Rp854 Triliun, Popularitas Trump Terancam Jelang Pemilu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal