Trump soal Gencatan Senjata Rusia-Ukraina: Masih Panjang!

Anton Suhartono
Donald Trump menegaskan upaya untuk mewujudkan gencatan senjata Rusia-Ukraina masih panjang (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan rencananya untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina. Namun dia memperbarui janjinya bahwa perang mungkin tak akan berakhir dalam waktu dekat. 

Alasannya, Trump mengatakan ada agenda lain yang lebih prioritas untuk diselesaikan ketimbang mendamaikan Rusia dan Ukraina. Padahal, begitu terpilih sebagai presiden AS pada tahun lalu, Trump menyebut Rusia dan Ukraina bisa segera diselesaikan.

"Kami sekarang sedang mengupayakan gencatan senjata dengan Rusia dan kami telah menggelar beberapa pertemuan sangat bagus tentang hal itu. Kami mendapat tanggapan yang sangat bagus," kata Trump, seperti dikutip dari Anadolu, Sabtu (15/3/2025).

"Tapi kita masih harus menyaksikan apa yang terjadi. Masih terbentang jalan panjang yang harus ditempuh," ujarnya lagi, mengindikasikan gencatan senjata untuk perang yang sudah berlangsung 3 tahun itu tak bisa segera diwujudkan.

Pernyataan itu disampaikan beberapa jam setelah Trump mengunggap pesan di akun media sosial Truth Social bahwa AS melakukan diskusi yang sangat baik dan produktif dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis (14/3/2025).

"Ada kemungkinan sangat besar bahwa perang yang mengerikan dan berdarah ini akhirnya bisa berakhir," katanya, dalam posting-an.

Dia juga meminta Putin untuk memastikan keselamatan nyawa pasukan Ukraina yang sedang dikepung militer Rusia.

"Pertempuran itu tidak bisa dipercaya. Rusia menahan sekelompok besar tentara Ukraina saat kami bernegosiasi, dikepung dan dalam bahaya besar. Saya telah meminta mereka untuk tidak membunuh tentara-tentara itu," kata Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
12 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Menguat ke Rp17.333 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Internasional
13 jam lalu

Kongres AS Minta Akses Senjata Nuklir Israel, Berapa Jumlah Hulu Ledaknya?

Internasional
17 jam lalu

Trump Mungkin Salahkan Netanyahu jika Perang Lawan Iran Berlanjut, Ganggu Ekonomi Global

Internasional
18 jam lalu

AS Incar Uranium Iran, Tak Sudi Ada Program Nuklir Sekecil Apa pun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal