Trump Tabuh Genderang Perang Tarif, China Santai tapi Siap Balas

Anton Suhartono
China bakal membalas Amerika Serikat (AS) dengan memberlakukan tarif tinggi terhadap produk dari negara itu, namun tak akan terburu-buru (Foto: AP)

Sejauh ini China mengambil sikap bijaksana dalam merespons keputusan Trump soal tarif 10 persen. Para pengambil keputusan China ingin menghindari perang dagang langsung anatara kedua negara. 

Capital Economics, lembaga riset yang berbasis di Inggris, memperkirakan tarif tambahan bagi China akan berlaku untuk impor tahunan sekitar 20 miliar dolar AS, dibandingkan dengan barang-barang China senilai 450 miliar dolar yang dikenakan Trump.

"Langkah-langkah tersebut cukup sederhana, setidaknya relatif, terhadap langkah-langkah AS, dan telah dikalibrasi untuk mengirim pesan jelas kepada AS," kata Julian Evans-Pritchard, kepala bidang ekonomi China Capital Economics.

Trump pada Senin menangguhkan penerapan tarif 25 persen terhadap Meksiko dan Kanada selama 30 hari sebagai imbalan atas konsesi terkait penegakan hukum perbatasan dan kejahatan narkoba.

Sebumnya Trump  juga mengisyaratkan, Uni Eropa akan menjadi target pemberlakuan tarif tinggi berikutnya, meski tidak menyebutkan kapan waktunya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

AS Setujui Penjualan Bom dan Peralatan Militer Senilai Rp88 Triliun ke Arab Saudi

10 jam lalu

Trump: Perang Iran hanya Masalah Kecil!

10 jam lalu

Korban Tewas Banjir Nepal-China Nyaris 1.300 Orang, 5.000 Lebih Masih Hilang

11 jam lalu

Sempat Heboh Dievakuasi di Turki, Trump Bakal Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah Qatar Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal