Dia melanjutkan, seluruh ranjau laut di jalur perairan tersebut telah dibersihkan atau diledakkan, sehingga membuat aman jalur perairan.
Trump mengunggah gambar peta Selat Hormuz sebagai wilayah AS. Dalam peta tersebut tampak tulisan Selat Hormuz sebagai ‘Wilayah AS yang Baru’.
Gambar peta mencakup area sekitar jalur perairan strategis tersebut, terletak di antara Iran dan Oman serta pintu masuk menuju Teluk Arab.
Gambar itu diunggah Trump di akun Truth Social sehari setelah mengatakan pendeklarasian selat tersebut sebagai wilayah AS merupakan ide yang bagus.
“Maksud saya, kita mengendalikannya,” kata Trump, meluruskan pernyataan sebelumnya yang menyebutkan dia akan mengeklaim Selat Hormuz sebagai milik AS.
“Kita mengendalikannya dengan memblokade, tapi saya menyukai gagasan untuk mendeklarasikannya sebagai wilayah,” ujarnya.