Perang Iran Tak Kunjung Usai, Negara Teluk Pertimbangkan Usir Pangkalan AS?

Anton Suhartono
Perang AS melawan Iran yang tak kunjung berakhir mulai membuat negara-negara Teluk mempertanyakan keberadaan pangkalan militer AS di kawasan (Foto; AP)

WASHINGTON, iNews.id - Perang Amerika Serikat (AS) melawan Iran yang tak kunjung berakhir mulai membuat negara-negara Teluk mempertanyakan keberadaan pangkalan militer AS di kawasan. Fasilitas yang selama ini dianggap sebagai simbol jaminan keamanan Washington justru dinilai membawa risiko baru setelah sejumlah negara menjadi sasaran serangan Iran dan kelompok proksinya.

Kekecewaan terhadap AS bahkan disebut telah mencapai titik tertinggi. 

Seorang pejabat negara Teluk mengatakan kepada surat kabar The Washington Post, negara-negara di kawasan merasa mereka yang harus menanggung konsekuensi dari perang yang dimulai Washington.

Enam negara Teluk, yakni Oman, Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Kuwait, dan Arab Saudi, menjadi sasaran serangan rudal dan drone Iran maupun kelompok-kelompok proksinya sebagai respons atas serangan militer AS.

Yordania dan Irak juga menjadi sasaran. Yang membuat situasi semakin dilematis, seluruh negara yang menjadi target serangan tersebut diketahui menampung pangkalan militer AS.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan mendasar di antara negara-negara Teluk: apakah keberadaan pangkalan AS benar-benar mampu memberikan perlindungan, atau justru menjadikan wilayah mereka sasaran dalam konflik Washington dengan Teheran?

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
37 menit lalu

Iran Gelar Sayembara Rp535 Juta Tangkap Tentara AS, Ini Alasannya

2 jam lalu

Iran Gelar Sayembara Rp535 Juta bagi yang Bisa Bunuh atau Tangkap Tentara AS

2 jam lalu

Tentara AS Dikirim Perang Lawan Iran Mulai Teriak, Kali Ini Prajurit Wanita Kru USS Boxer

3 jam lalu

Makin Ganas, Doktrin Perang Iran Kini Tak Hanya Bertahan tapi Menyerang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal