Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!

Anton Suhartono
t Donald Trump kembali mengancam Iran setelah serangan militer AS pada Rabu (10/6) (Foto: AP)

AS menyerang beberapa lokasi di Iran setelah Trump menuduh militer negara itu menembak jatuh helikopter tempur AH-64 Apache di dekat Selat Hormuz pada Senin. Dua kru helikopter diselamatkan oleh drone laut.

Iran membalas dengan menyerang pangkalan-pangkalan militer AS di Yordania dan negara Teluk menggunakan rudal dan drone. Serangan ditujukan ke 22 lokasi, yakni Kuwait, Bahrain, dan Yordania. 

Ini merupakan bentrokan bersenjata paling besar kedua negara sejak menyepakati gencatan senjata pada 8 April.

“Saya yakin pembalasannya harus sangat keras, sangat dahsyat, dan itulah yang terjadi kali ini,” kata Trump, menanggapi pembekasan AS, dalam wawancara dengan ABC News.

Sementara itu Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran menyatakan, serangan AS telah merusak upaya diplomatik internasional yang sedang berlangsung untuk mengakhiri perang.

“Sayangnya, AS merusak proses diplomatik ini melalui pesan-pesan kontradiktif yang dikirimkannya, perubahan sikap, dan tuntutan berulang-ulang, dan yang terburuk, melalui pelanggaran gencatan senjata berulang kali,” kata Juru Bicara Kemlu Iran, Esmaeil Baghaei.

Dia melanjutkan, setiap proses diplomatik dirusak oleh penggunaan kekerasan serta melakukan tindakan ilegal di lapangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Masih Loyo, Rupiah Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Rp18.147 per Dolar AS

3 hari lalu

Kabur ke AS Setelah Kalah Pilpres, Flavio Bolsonaro Deklarasi Pemimpin Brasil yang Baru

3 hari lalu

Kalah dari Lula da Silva, Capres Brasil Flavio Bolsonaro Kabur ke AS untuk Hindari Kasus Korupsi?

3 hari lalu

Iran Peringatkan AS: Pusat Data hingga AI Akan Dihancurkan jika Perang Berlanjut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal