Trump Tunda Blokir TikTok di AS sampai 16 Desember

Anton Suhartono
Amerika Serikat menunda pemblokiran TikTok selama 90 hari atau sampai 16 Desember 2025 (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintah Amerika Serikat (AS) kembali menunda pemblokiran TikTok selama 90 hari atau sampai 16 Desember 2025. Gedung Putih mengumumkan rencana itu, Selasa (16/9/2025), menyusul rencana percakapan Presiden AS Donald Trump dengan mitranya dari China, Xi Jinping.

Penundaan pemblokiran TikTok tertuang dalam instruksi presiden terbaru yang diteken Trump. Aplikasi berbagi video itu seharusnya dilarang di AS mulai hari ini.

"Penundaan penegakan hukum yang tercantum dalam Pasal 2(a) Instruksi Presiden 14166 tanggal 20 Januari 2025 (Penerapan Undang-Undang Perlindungan Warga Amerika dari Aplikasi yang Dikendalikan Musuh Asing untuk TikTok), sebagaimana diperpanjang oleh Instruksi Presiden 14258 tanggal 4 April 2025 (Perpanjangan Penundaan Penegakan Hukum TikTok), dan Instruksi Presiden 14310 tanggal 19 Juni 2025 (Perpanjangan Lebih Lanjut Penundaan Penegakan Hukum TikTok), diperpanjang lebih lanjut hingga 16 Desember 2025," demikian isi dokumen instruksi tersebut, seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (17/9/2025).

Kedua negara dilaporkan telah mencapai kesepakatan kerangka kerja untuk mengalihkan kepemilikan TikTok ke entitas di AS. Kesepakatan tersebut akan dipastikan dalam percakapan telepon antara Trump dan Xi pada Sabtu (19/9/2025).

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan, tenggat waktu 17 September untuk menonaktifkan aplikasi berbagi video itu mendorong negosiator China untuk mencapai kesepakatan potensial.

Tenggat waktu tersebut bisa diperpanjang 90 hari lagi agar kesepakatan dapat difinalisasi. Namun Besseent menolak membahas detail dari kesepakatan tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Zohran Mamdani Gunakan Alquran Milik Kakek untuk Pelantikan Wali Kota New York

Internasional
20 jam lalu

Dilantik Pakai Alquran di Stasiun Tua, Zohran Mamdani Resmi Jabat Wali Kota New York

Internasional
20 jam lalu

China Klaim Latihan Perang Kepung Taiwan Sukses, Gagalkan Upaya Separatisme

Internasional
1 hari lalu

Netanyahu dan Trump Dilaporkan Bahas Kemungkinan Serangan Jilid 2 ke Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal