Trump Ubah Nama Pentagon Jadi Departemen Perang, Pete Hegseth Berubah Jadi Menteri Perang

Anton Suhartono
Menteri Pertahanan Pete Hegseth otomatis berganti gelar menjadi Menteri Perang (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menandatangani Instruksi Presiden yang mengubah nama Departemen Pertahanan menjadi Departemen Perang, Jumat (5/9/2025) waktu Washington DC.  Dengan kebijakan ini, Menteri Pertahanan Pete Hegseth otomatis berganti gelar menjadi Menteri Perang.

Namun perubahan nama tersebut tetap harus melalui persetujuan Kongres. Pasalnya Kongres AS yang bertanggung jawab membentuk departemen. Selain itu perubahan nama juga harus melalui tinjauan hukum.

Trump berulang kali menyampaikan gagasan soal perubahan nama tersebut dengan alasan bahwa AS memiliki sejarah kemenangan luar biasa dalam dua perang dunia. Saat itu AS masih menggunakan nama Departemen Perang.

Dia juga optimistis Kongres akan mendukung perubahan tersebut.

"Saya yakin Kongres akan menyetujui jika kita memerlukannya," kata Trump, pekan lalu.

Trump juga menginstruksikan Hegseth untuk berperan aktif melakukan upaya terhadap lembaga legislatif dan eksekutif guna mendorong penggantian nama departemen secara permanen karena Trump tidak bisa mengubahnya sendiri tanpa persetujuan Kongres.

Trump dan Hegseth berupaya untuk memfokuskan kembali departemen pada "perang" dan "etos prajurit". Mereka beralasa departemen tersebut telah berubah fokus pada program keberagaman, kesetaraan, dan inklusi serta ideologi woke, ketimbang misi utamanya.

Langkah Trump ini menandai perubahan simbolis sekaligus politis yang dinilai ingin mengirimkan pesan ketegasan kepada dunia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Kampus di AS Ini Buka Fakultas Baru Cetak Kreator Konten-Influencer

7 jam lalu

Iran: Perang Ekonomi Trump Ancam Kedaulatan Seluruh Dunia

9 jam lalu

Iran Akan Serang Negara-Negara Timur Tengah yang Bantu Perang Ekonomi AS

10 jam lalu

Tolak Mentah-Mentah Ajakan AS Perang Ekonomi Lawan Iran, China: Ilegal!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal