Trump Umumkan Gencatan Senjata, Thailand dan Kamboja Masih Bungkam

Anton Suhartono
Donald Trump mengumumkan Thailand dan Kamboja sepakat menghentikan serangan mulai Jumat malam, namun kedua negara belum mengonfirmasi (Foto: AP)

Gencatan Senjata Baru di Tengah Eskalasi Terbaru

Perang terbaru yang kembali meletus sejak Senin telah menewaskan sedikitnya 20 orang dan memaksa sekitar 700.000 warga di kedua negara mengungsi. Konflik terbaru kedua negara ini merupakan puncak setelah Thailand menarik diri dari Deklarasi Damai Kuala Lumpur, kesepakatan yang diteken pada 26 Oktober lalu dengan mediasi Malaysia yang saat ini memimpin ASEAN.

Penarikan diri Thailand dipicu insiden ranjau darat yang melukai prajuritnya di wilayah perbatasan yang disengketakan. Sejak itu, kedua pihak saling menuduh menjadi pihak pertama yang kembali memulai serangan.

Belum Ada Respons dari Bangkok dan Phnom Penh

Meski Trump menyatakan kesepakatan telah tercapai, Thailand dan Kamboja justru belum memberikan pernyataan resmi. Tidak ada klarifikasi dari pemerintah maupun militer di kedua negara terkait apakah mereka benar-benar menyetujui penghentian serangan malam ini.

Gencatan senjata antara Thailand dan Kamboja sejatinya telah beberapa kali dicapai tahun ini. Pada Juli, kedua negara menghentikan perang setelah bentrokan 5 hari, dengan Malaysia berperan sebagai mediator. Trump juga menekan kedua pihak melalui pemberlakuan tarif tinggi serta penghentian sejumlah kerja sama perdagangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

DPR Buka Suara usai RI Gabung Dewan Perdamaian Bentukan Trump

Nasional
4 jam lalu

Kapan Prabowo Bertemu Trump Bahas Tarif Dagang RI-AS? Ini Bocoran Seskab Teddy

Nasional
9 jam lalu

JK Respons Dewan Perdamaian Bentukan Trump: Terpenting Hentikan Perang di Gaza

Nasional
10 jam lalu

Airlangga Ungkap Nego Tarif Dagang RI-AS Rampung, Tinggal Finalisasi Dokumen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal