Trump Ungkit Hadiah Nobel Perdamaian Lagi, Sebut Norwegia Bodoh

Anton Suhartono
Donald Trump mengkritik keras Norwegia karena tidak menghadiahkan Nobel Perdamaian 2025 kepadanya (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengkritik keras Norwegia karena tidak menghadiahkannya Hadiah Nobel Perdamaian 2025. Padahal dia telah mendamaikan delapan perang dan konflik sejak menjabat untuk periode kedua.

“Ingat juga, saya seorang diri menghentikan 8 perang, dan Norwegia, anggota NATO, dengan bodohnya memilih untuk tidak memberi saya Hadiah Nobel Perdamaian," kata Trump, dalam posting-an di Truth Social, dikutip Kamis (8/1/2026).

Dia lalu menegaskan, yang terpenting adalah menyelamatkan jutaan nyawa manusia.

Trump pada awal Desember lalu menyebut dirinya berhak mendapat Hadiah Nobel Perdamaian atas setiap perang dan konflik yang dia damaikan. Ada delapan perang dan konflik yang dia damaikan selama menjabat sebagai presiden AS periode kedua.

"Saya seharusnya mendapat Hadiah Nobel untuk setiap perang (yang didamaikan), tapi saya tidak ingin serakah," kata Trump, saat rapat kabinet di Gedung Putih.

Komite Nobel di Norwegia memberikan hadiah bergengsi tersebut kepada pemimpin oposisi Venezuela Maria Corina Machado karena dianggap memperjuangkan demokrasi di negara Amerika Latin tersebut. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ungkap Rencana Pembunuhan, Trump: 1.000 Rudal Disiapkan Serang Iran

57 tahun lalu

Kesaksian Pilot Jet Tempur F-15 AS: Drone-Drone Iran seperti Ranjau Darat

57 tahun lalu

AS Berhenti Serang Iran, Trump Beri Instruksi Lanjutkan Perundingan

57 tahun lalu

Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal