Direktur Komunikasi Gedung Putih Steven Cheung saat itu mengatakan, Komite Nobel lebih memprioritaskan politik daripada perdamaian setelah mengumumkan Machado sebagai pemenang.
"Komite Nobel membuktikan bahwa mereka mengutamakan politik daripada perdamaian," tulis Cheung, di media sosial X.
Namun Cheung menegaskan Trump akan terus berusaha mendamaikan konflik di seluruh dunia dan mengakhiri perang walaupun tanpa Hadiah Nobel Perdamaian.
Komite Nobel menjelaskan telah menutup pengajuan nominasi sejak Januari 2025, bulan yang sama saat Trump dilantik sebagai presiden, sehingga namanya tidak masuk dalam bursa.