Trump Waswas Iran Lanjutkan Program Nuklir di Fasilitas Lain

Anton Suhartono
Donald Trump menyadari Iran bisa saja memulai program nuklir di lokasi lain setelah militer AS menyerang fasilitas di Fordow, Natanz, dan Isfahan (Foto: Maxar via AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Donald Trump menyadari Iran bisa saja memulai program nuklirnya di lokasi lain setelah militer Amerika Serikat (AS) menyerang tiga fasilitas nuklirnya pada 22 Juni lalu.

Menurut Trump, Iran telah memutuskan untuk menghentikan kerja sama dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) yang berarti tidak akan setuju dengan inspeksi terhadap program nuklirnya termasuk menghentikan pengayaan uranium.

Namun Trump mengulangi pernyataannya, yakin program nuklir Iran di tiga fasilitas yang diserang, yakni Fordow, Natanz, dan Isfahan, telah berhenti secara permanen.

"Saya sampaikan itu akan dihentikan secara permanen. Saya kira mereka harus memulai di lokasi berbeda. Jika mereka benar-benar memulainya, itu akan menjadi masalah," ujarnya, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (5/7/2025).

Dia menegaskan tak akan mengizinkan Iran untuk melanjutkan program nuklir.

Trump kemudian mengklaim pejabat Iran ingin bertemu dengannya, namun tidak memberikan penjelasan lebih rinci.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
20 jam lalu

Begini Wujud Autopen, Alat Peniru Tanda Tangan yang Dipermasalahkan Trump kepada Joe Biden

Internasional
24 jam lalu

Mengenal Autopen, Alat Pembuat Tanda Tangan yang Jadi Senjata Trump Serang Joe Biden

Internasional
24 jam lalu

Cabut Instruksi Presiden Era Joe Biden, Trump Sebut AS Dikendalikan Kelompok Kiri

Internasional
1 hari lalu

Wah, Trump Batalkan Seluruh Instruksi Presiden Era Joe Biden yang Diteken Pakai Autopen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal