TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan mengumumkan rencana pembebasan seluruh sandera Israel yang masih ditahan di Gaza dalam beberapa hari. Ini merupakan bagian dari rencana penerapan gencatan senjata di Gaza sebagaimana proposal yang diusulkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Delegasi Hamas dan Israel diperkirakan akan bertemu hari ini di Kairo, Mesir, untuk membahas implementasi pertukaran tahanan dan gencatan senjata di Gaza.
"Dengan pertolongan Tuhan, saya berharap dalam beberapa hari mendatang, bahkan selama perayaan Sukkot, kita bisa mengumumkan kembalinya semua sandera kami, baik yang masih hidup maupun yang telah mati," ujarnya, dikutip dari Sputnik, Senin (6/10/2025).
Untuk mewujudkan pembebasan sandera, kata Netanyahu, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) akan ditarik dari dari Jalur Gaza.
Dia juga telah memerintahkan pengiriman tim negosiator ke Mesir untuk mencapai kesepakatan pembebasan sandera dengan Hamas.