Turki Ajak Dunia Akui Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina

Anton Suhartono
Menlu Turki Mevlut Cavusoglu (Foto: Reuters)

ISTANBUL, iNews.id – Turki menilai status Yerusalem Timur seharusnya dikembalikan lagi pada 1967 di mana saat itu masuk dalam wilayah Palestina, sebelum direbut Israel dalam perang Arab-Israel.

Karena itu Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengajak dunia internasional untuk mengakui Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina, bukan Israel.

Untuk mencapai langkah itu, kata Cavusoglu, kemerdekaan Palestina harus direalisasikan terlebih dulu dan ini membutuhkan pengakuan dari dunia.

"Pertama, negara Palestina harus diakui oleh semua negara. Kita semua harus berjuang untuk ini," kata Cavusoglu, menjelang pertemuan luar biasa Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Istanbul, Rabu (13/12/2017).

Setelah itu, kedaulatan Palestina harus diakui berdasarkan fakta yang terjadi pada 1967 di mana saat itu Yerusalem Timur merupakan wilayah Palestina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Hadapi Serangan Houthi, Turki dan Pakistan Segera Kirim Pasukan ke Saudi

4 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah Hadapi Ujian Pertama, Houthi Jadi Target Perdana

4 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah: Turki-Pakistan Segera Kirim Pasukan ke Saudi Lawan Houthi

4 hari lalu

Baru Dibentuk, Pakta Pertahanan Makkah Sepakat Lindungi Arab Saudi dari Serangan Houthi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal