Turki Ajak Dunia Akui Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina

Anton Suhartono
Menlu Turki Mevlut Cavusoglu (Foto: Reuters)

"Kita harus mendorong negara lain untuk mengakui negara Palestina sesuai dengan wilayahnya pada tahun 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota," ujarnya.

Israel merebut Yerusalem Timur pada 1967 dalam perang lalu mengakui sebagai wilayahnya. Namun pengakuan itu tidak direstui dunia internasional.

Pada pekan lalu Presiden Amerika Serikat Donald Trump justru mengakui bahwa Yerusalem merupakan ibu kota Israel. Ini memancing kemarahan Palestina, negara-negara Arab, bahkan umat Islam di seluruh dunia. Tak hanya itu, Uni Eropa juga tidak mengakui Israel sebagai pemilik sah Yerusalem.

Untuk membahas nasib Yerusalem, Turki mengundang lebih dari 50 kepala negara Muslim yang tergabung dalam OKI untuk melakukan pertemuan luar biasa hari ini. Pertemuan ini akan menghasilkan keputusan bersama untuk merespons pengakuan sepihak AS atas Yerusalem.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah Mulai Bergerak, 3 Negara Bahas Intelijen hingga Industri Senjata

3 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah Bikin Sejumlah Negara Resah, Erdogan: Mereka Diam-Diam Menentang

8 hari lalu

Sempat Heboh Dievakuasi di Turki, Trump Bakal Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah Qatar Lagi

8 hari lalu

Erdogan Akui Ada Negara yang Tak Suka Pakta Pertahanan Makkah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal