Turki Begitu Getol Tolak Finlandia dan Swedia Gabung NATO, Ternyata Ini Penyebabnya

Ahmad Islamy Jamil
Bendera Turki (ilustrasi). (Foto: Reuters)

Suku Kurdi di Rojava memainkan peran penting dalam mengalahkan kelompok ISIS di Suriah. Akan tetapi, mereka kemudian ditinggalkan oleh AS setelah Presiden Donald Trump menarik pasukannya kembali dari perbatasan Turki. Langkah Trump kala itu memungkinkan Turki melancarkan operasi militer melawan Kurdi.

Pakar sejarah dan ilmu politik dari Universitas Michigan AS, Ronald Suny mengatakan, kebijakan luar negeri hampir selalu terkait erat dengan urusan dalam negeri. Dalam kasus Pemerintah Turki, ketakutan utamanya adalah ancaman yang dapat ditimbulkan oleh kelompok Kurdi terhadap kekuasaan Ankara. 

“Juga tekanan internasional atas catatan Turki dalam menindas kelompok (Kurdi) tersebut,” kata Suny, seperti dilansir laman The Conversation, hari ini.

Penduduk Kurdi di Turki tidak diizinkan untuk memiliki hak untuk memilih dan dipilih secara bebas di wilayah Anatolia Timur. Padahal, mereka adalah masyarakat mayoritas di sana. Sementara itu, lembaga pendidikan dan budaya berbahasa Kurdi juga menghadapi larangan secara de facto.

Finlandia dan Swedia selama ini dikenal sebagai negara netral. Keduanya tidak terikat pada kompromi strategis yang dipaksakan oleh Amerika Serikat maupun NATO untuk mengambil sikap moral atas tindakan keras Turki terhadap masyarakat Kurdi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

57 tahun lalu

Tok! Kakek 61 Tahun di Swedia Divonis Penjara gegara Paksa Istri Layani 120 Pria

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal