Turki Serang Suriah, Donald Trump Pastikan Para Pentolan ISIS Sudah Dipindah

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AFP)

Pasukan Demokrat Suriah yang dipimpin Kurdi menahan sekitar 10.000 militan ISIS sejak 5 tahun operasi militer bersama AS.

Banyak yang khawatir serangan Turki menyebabkan mereka melarikan diri dan membentuk kembali kelompok itu.

Sementara itu sekitar 2.000 militan ISIS yang berada di tahanan SDF merupakan warga asing, kebanyakan dari mereka berasal dari negara-negara Eropa.

Duo 'Beatles' yang dilaporkan ditahan AS adalah Alexanda Kotey dan El Shafee Elsheikh. Mereka bagian dari empat militan asal Inggris yang dikenal sangat kejam, menculik dan menyiksa warga asing, termasuk wartawan, saat ISIS berada di puncak kejayaannya.

Dua lainnya sudah tewas, satu terbunuh dalam serangan drone AS dan seorang lagi kini dipenjara di Turki atas tuduhan melakukan aksi terorisme.

Trump mengatakan, Turki telah memberi jaminan bahwa para tahanan ISIS yang tersisa di wilayah yang dikuasai Kurdi akan aman dan tidak terdampak serangan. Turki juga akan bertanggung jawab atas mereka.

"Jika orang Kurdi tidak mengawasi mereka (militan ISIS), Turki yang akan melakukannya. Mereka tidak ingin orang-orang itu bebas seperti kita," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Iran Akan Blokade Selat Hormuz sampai Kesepakatan Damai dengan AS Dicapai

Internasional
3 jam lalu

Ini 2 Ganjalan yang Bikin AS dan Iran Belum Bisa Berdamai

Internasional
23 jam lalu

Nah, Iran Bantah Akan Kirim Uranium ke AS: Salah Besar

Internasional
1 hari lalu

Trump Sebut Iran Setuju Hentikan Pengayaan Uranium demi Akhiri Konflik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal