Twitter Cabut Perlakuan Istimewa Donald Trump Setelah Joe Biden Dilantik

Anton Suhartono
Twitter akan cabut perlakuan istimewa bagi Donald Trump setelah dia lengser dari jabatan presiden AS (Foto: Twitter)

WASHINGTON, iNews.id - Keistimewaan yang diberikan Twitter kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan berakhir begitu Joe Biden dilantik pada 20 Januari 2021.

Twitter memberikan keistimewaan atau perlindungan kepada para pemimpin dunia, bukan hanya Trump, di mana cuitan mereka yang kontroversial tak akan dihapus, melainkan ditandai atau paling parah disembunyikan.

Trump beberapa kali menyampaikan posting-an kontroversial selama pilpres AS, termasuk tuduhan-tuduhan tak berdasar soal kredibilitas pemilihan, yang akhirnya kena penalti Twitter. Namun cuitan Trump hanya ditandai atau disembunyikan di balik notifikasi, tidak dihapus.

Setelah pelantikan Biden, Trump harus tunduk pada aturan Twitter sama seperti warga lainnya.

"Kerangka kebijakan ini berlaku bagi para pemimpin dunia saat ini dan calon pejabat, bukan warga negara ketika mereka tidak lagi memegang jabatan," demikian pernyataan juru bicara Twitter, dikutip dari Reuters, Minggu (8/11/2020).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meja Makan Versailles Jadi Saksi, Donald Trump Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

57 tahun lalu

Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal