Ubah Nama Departemen Pertahanan, Trump Ingin Kembalikan Kejayaan AS seperti Perang Dunia

Anton Suhartono
Donald Trump menandatangani Instruksi Presiden pada Jumat (5/9) mengubah nama Departemen Pertahanan menjadi Departemen Perang (Foto: AP)

Kini, lebih dari 7 dekade, Trump kembali menghidupkan istilah lama tersebut, sebuah keputusan yang memicu perdebatan, apakah ini sekadar simbol politik atau sinyal agresif terhadap lawan-lawan Amerika di panggung global.

Pete Hegseth Jadi Menteri Perang

Perubahan nama otomatis mengubah jabatan Menteri Pertahanan Pete Hegseth menjadi Menteri Perang. Trump bahkan menugaskan Hegseth untuk aktif melobi Kongres agar nama tersebut bisa disahkan secara permanen. Untuk sementara ini penggunannya masih sekunder.

Trump dan Hegseth juga menegaskan bahwa Pentagon perlu kembali pada etos prajurit dan semangat perang, bukan terjebak dalam isu-isu seperti keberagaman, kesetaraan, dan inklusi yang mereka sebut sebagai bagian dari “ideologi woke".

Meski Instruksi Presiden sudah diteken, perubahan nama ini belum resmi berlaku penuh. Konstitusi AS menegaskan bahwa Kongres adalah lembaga yang berwenang membentuk maupun mengubah departemen. Selain itu, perubahan juga wajib melewati tinjauan hukum.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Terpidana Nidal Hasan

2 hari lalu

Ngeri! AS Dilaporkan Bakal Gunakan Amunisi "Ibu dari Segala Bom" Serang Iran

2 hari lalu

Digunakan Saudi Tangkis Serangan Houthi, Ini Kelebihan dan Kekurangan Rudal Patriot

2 hari lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal