UEA, Rusia, dan AS Bikin Eksperimen untuk Pastikan Manusia Bisa Hidup di Planet Mars

Ahmad Islamy Jamil
Sejumlah rovers dilibatkan untuk meneliti peluang hidup di planet Mars. (Foto: Reuters)

Badan Antariksa Eropa (ESA) dan Roscosmos berencana untuk melakukan misi robotik bersama ke Mars pada 2022, tetapi peluncuran tersebut dibatalkan dan ESA menghentikan kerja samanya menyusul krisis di Ukraina.

MBRSC juga sedang membangun proyek untuk menyimulasikan kehidupan di Planet Merah di Metaverse sebagai bagian dari tujuan jangka panjangnya untuk membangun koloni di Mars. Rencananya adalah untuk menyelesaikan pemukiman pertama pada 2039. 

Astronot UEA Sultan al-Neyadi termasuk di antara empat anggota misi SpaceX Crew-6 yang merapat ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dengan aman pada Jumat (3/3/2023). Sementara Kosmonot Roscosmos, Andrey Fedyaev, dan astronot NASA, Stephen Bowen dan Warren Hoburg, juga berada di pesawat ruang angkasa SpaceX Dragon yang diluncurkan dari Florida pada Kamis (2/3/2023) dalam misi yang diperkirakan akan berlangsung selama enam bulan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Bisnis
17 hari lalu

Makin Tajir, Kekayaan Elon Musk Kini Tembus Rp11 Kuadriliun

Internasional
28 hari lalu

Perusahaan Elon Musk SpaceX Masuk Klub Raksasa Militer Dunia: Era Baru Perang Antariksa?

Sains
2 bulan lalu

Tragis! 3 Astronaut China Terlantar di Luar Angkasa gegara Tabrak Puing Antariksa

Sains
2 bulan lalu

NASA Buka Suara usai Kim Kardashian Bilang Manusia Mendarat di Bulan Kebohongan Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal