Ukraina Dilaporkan Hujani Desa di Luhansk dengan Roket HIMARS Kiriman AS

Ahmad Islamy Jamil
Pasukan Ukraina meluncurkan roket HIMARS, senjata yang dikirimkan AS, beberapa bulan lalu. (Foto: Reuters)

Pada Rabu (9/11/2022), Presiden AS Joe Biden mengatakan, Washington DC enggan memberikan amunisi jarak jauh kepada Ukraina untuk HIMARS karena kemungkinan senjata tersebut dapat digunakan untuk menyerang wilayah Rusia.

Rusia melancarkan operasi militer di Ukraina pada 24 Februari, setelah Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Republik Rakyat Luhansk (LPR) meminta bantuan Moskow untuk mempertahankan diri dari pasukan Ukraina. DPR dan LPR adalah dua entitas politik di Donbas yang memisahkan diri Ukraina.

Pada Oktober lalu, Provinsi Kherson, Zaporizhzhia, DPR, serta LPR di Ukraina digabungkan ke dalam Federasi Rusia setelah Moskow menggelar referendum di empat wilayah itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 jam lalu

Presiden Iran Peringatkan AS: Kami Tak Ingin Perang, tapi...  

8 jam lalu

Ukraina Sebut 8 WNI Gabung Tentara Rusia, Ini Respons Kemlu RI

11 jam lalu

Geger! Intelijen Ukraina Sebut 8 WNI Gabung Tentara Rusia

12 jam lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.722 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal