Ukraina Klaim Bunuh 5.300 Tentara Rusia, Hancurkan 29 Jet Tempur dan 191 Tank dalam 5 Hari

Anton Suhartono
Ukraina mengklaim telah menewaskan sekitar 5.300 tentara Rusia serta menghancurkan ratusan peralatan tempur musuh selama 5 hari pertempuran (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.id - Kementerian Pertahanan (Kemhan) Ukraina mengklaim telah membunuh sekitar 5.300 tentara Rusia, terhitung sejak operasi militer pada Kamis pekan lalu hingga Senin (28/2/2022). Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Hanna Maliar, seperti dikutip dari Anadolu, Senin (28/2/2022), memaparkan informasi perkiraan kerugian tentara Rusia selama 5 hari pertempuran, yakni dari 24 hingga 28 Februari.

Dia mengklaim, tentara Ukraina juga telah menghancurkan 29 jet tempur, 29 helikopter, 191 tank, 816 kendaraan lapis baja, 74 senjata, serta dua kapal perang.

Pasukan Rusia juga kehilangan sistem rudal anti-pesawat Buk, sistem peluncuran roket ganda 21 Grad, 291 kendaraan, 60 truk tangki, dan tiga pesawat tanpa awak atau drone.

Setidaknya 368.000 warga Ukraina menyeberang ke Polandia, Hongaria, Rumania, Moldova, serta negara-negara lain sejak pertempuran pecah, berdasarkan data badan pengungsi PBB.

Rusia tampaknya terpukul dengan perlawanan sengit pasukan Ukraina di berbagai daerah. Upaya merebut kota demi kota menemui kegagalan atau setidaknya harus mengorbankan begitu banyak sumber daya.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan, hari ini pasukannya merebut dua kota kecil yakni Berdyansk dan Enerhodar di tenggara Zaporizhzhya, Ukraina. Bahkan kementerian mengklaim merebut pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhya. Namun Ukraina membantah PLTN jatuh ke tangan Rusia, fasilitas itu juga tetap beroperasi normal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Iran Klaim Tembak Jatuh Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 hari lalu

Pertama Kali! Jet Tempur Siluman F-35 AS Kena Tembak Rudal Iran

Internasional
3 hari lalu

Bantah Mojtaba Khamenei Kabur ke Rusia, Dubes Iran: Perang Psikologi Musuh!

Buletin
4 hari lalu

Iran Naikkan Upah Minimum 60 Persen di Tengah Perang dengan AS dan Israel

Internasional
4 hari lalu

Iran Bantah Mojtaba Khamenei Luka Parah di Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal