Ukraina Klaim Bunuh 5.300 Tentara Rusia, Hancurkan 29 Jet Tempur dan 191 Tank dalam 5 Hari

Anton Suhartono
Ukraina mengklaim telah menewaskan sekitar 5.300 tentara Rusia serta menghancurkan ratusan peralatan tempur musuh selama 5 hari pertempuran (Foto: Reuters)

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan, hari ini pasukannya merebut dua kota kecil yakni Berdyansk dan Enerhodar di tenggara Zaporizhzhya, Ukraina. Bahkan kementerian mengklaim merebut pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhya. Namun Ukraina membantah PLTN jatuh ke tangan Rusia, fasilitas itu juga tetap beroperasi normal.

Selain itu ledakan sempat terdengar pada Senin pagi di Kiev dan Kota Kharkiv. Ukraina lagi-lagi membantah klaim bahwa kota-kota utama telah direbut Rusia.

Pejabat wilayah Donetsk Pavlo Kyrylenko mengatakan, pertempuran sengit terjadi di sekitar Kota Mariupol sejak Minggu malam. Namun dia tidak mengatakan apakah pasukan Rusia bisa mempertahankan atau justru kehilangan daerah itu.

Seorang pejabat senior pertahanan AS mengatakan, Rusia telah menembakkan lebih dari 350 rudal ke Ukraina sejak menyerang pada Kamis pekan lalu, beberapa di antaranya menghantam infrastruktur sipil.

Presiden Vladimir Putin Minggu kemarin memerintahkan Kementerian Pertahanan untuk menyiagakan pasukan nuklirnya dalam level tinggi. Pernyataan itu disampaikan menyusul derasnya sanksi negara-negara Barat yang memukul perekonomian Rusia. 

Pada awal invasi, Putin mengancam pihak asing yang berusaha menghalangi upayanya di Ukraina akan mendapat konsekuensi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Berbagai pihak menafsirkan ancaman Putin itu sebagai nuklir.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

Terungkap! Iran Siapkan Serangan ke Ukraina untuk Balas Dendam, tapi Dibatalkan

2 hari lalu

Murka! Iran Klaim Hancurkan 3 Jet Tempur F-35 AS Lagi

3 hari lalu

Jet Siluman F-35B Milik AS Jatuh di California, Pilot Selamat usai Lontarkan Diri dari Kokpit

4 hari lalu

Prabowo Ingatkan Kondisi Geopolitik Dunia Sangat Rawan, Perang Dahsyat di Mana-Mana

5 hari lalu

Alasan Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov hingga Terancam Penjara Seumur Hidup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal