Ukraina untuk Pertama Kali Tembakkan Rudal ATACMS ke Rusia, Ini Respons Menlu Lavrov

Anton Suhartono
Sergei Lavrov menyebut penggunaan rudal ATACMS ke Bryansk sebagai sinyal bahwa negara Barat ingin meningkatkan eskalasi konflik Ukraina (Foto AP)

ISTANBUL, iNews.id - Ukraina untuk pertama kali menggunakan rudal jarak jauh dari Amerika Serikat (AS) ATACMS untuk menyerang wilayah Rusia. Serangan berlangsung pada Selasa (19/11/2024) atau sehari setelah Presiden Joe Biden memberi lampu hijau penggunaan senjata AS untuk menyerang wilayah Rusia.

Ukraina menembakkan rudal ATACMS ke wilayah Bryansk, mengincar fasilitas militer yang lokasinya tak jauh dari perbatasan kedua negara. 

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia menyatakan, lima rudal ATACMS dicegat oleh sistem pertahanan udara, sedangkan satu lainnya menghantam fasilitas militer memicu kebakaran.

Serangan tersebut berlangsung hanya beberapa jam setelah Rusia mengumumkan revisi doktrin nuklir. 

Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov menyebut penggunaan rudal balistik ATACMS ke Bryansk sebagai sinyal bahwa negara Barat ingin meningkatkan eskalasi konflik Ukraina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

AS Ancam Bikin Bangkrut Iran: Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

3 hari lalu

Zelensky: Rusia Tak Ingin Damai, Minta Banyak Rudal dan Tentara ke Korut

3 hari lalu

Trump Klaim Kendalikan Selat Hormuz 100%, Ini Komentar Iran

3 hari lalu

Jubir Gedung Putih Karoline Leavitt Mundur, Trump: Saya Hormati!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal