Uni Emirat Arab Stop Penerbangan dari dan ke Iran Setelah Virus Korona Renggut 15 Nyawa

Nathania Riris Michico
Orang-orang mengenakan masker pelindung saat berjalan di ibu kota Iran, Teheran, 24 Februari 2020. (FOTO: ATTA KENARE / AFP)

TEHERAN, iNews.id - Iran melaporkan tiga kematian lagi akibat wabah virus korona, yang memicu Uni Emirat Arab (EUA) menghentikan penerbangan dari dan ke Iran. Kini jumlah total yang meninggal di Iran akibat virus itu menjadi 15 orang.

Iran berjuang mencegah penyebaran COVID-19 sejak Rabu pekan lalu, ketika mengumumkan dua kematian pertama di Qom.

Dua dari yang meninggal adalah perempuan tua di Provinsi Markazi dan yang lain adalah seorang pasien di provinsi utara Alborz, menurut laporan kantor berita negara IRNA.

"Salah satunya adalah seorang perempuan berusia 87 tahun dengan riwayat penyakit kardiovaskular, paru, hati dan ginjal yang meninggal setelah dirawat di rumah sakit selama dua hari," ujar Abbas Nikravesh, kepala universitas medis Kota Saveh, kepada IRNA, Selasa (25/2/2020).

Satunya lagi merupakan warga berusia 82 tahun dengan penyakit darah serius dan kardiovaskular. Dia meninggal setelah dirawat di rumah sakit selama sehari, dan memiliki sejarah mengunjungi Qom ketika anak-anaknya tinggal di sana.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Beredar Kabar Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Terluka akibat Serangan Israel

Internasional
11 jam lalu

Qatar: Negara-Negara Teluk Bukan Musuh Iran

Internasional
13 jam lalu

Iran Protes: Jadi Korban Serangan AS-Israel, tapi Diposisikan Agresor oleh Negara Arab

Internasional
13 jam lalu

Iran Kecam Draf Resolusi PBB yang Mengutuk Serangan terhadap Negara Arab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal