Uni Eropa Anggap China Musuh Sistemik, Apa Maksudnya?

Antara
Ahmad Islamy Jamil
Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen. (Foto: Reuters)

BRUSSELS, iNews.idUni Eropa menganggap China sebagai musuh sistemik. Alasannya adalah catatan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang terjadi di negeri tirai bambu.

Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen mengatakan, persoalan HAM China menjadi isu utama yang memisahkan negara itu dari Uni Eropa. Hal itu pula yang menjadikan China sebagai musuh sistemik bagi Uni Eropa, demikian dikatakan 

“Kami (Uni Eropa dan China) adalah pesaing ekonomi yang tangguh, tidak diragukan lagi, dan untuk itu kami membutuhkan instrumen,” kata von der Leyen pada Selasa (15/6/2021), saat konferensi pers seusai menggelar pembicaraan dengan Presiden AS Joe Biden.

Menurut dia, Uni Eropa membutuhkan instrumen keamanan di pasar digital, misalnya untuk kotak peralatan 5G. Di luar itu, Eropa juga perlu investasi langsung dari asing, penyaringan investasi, guna memastikan bahwa terdapat lahan permainan yang setara.

“Ketika menyangkut sistem itu sendiri, hak asasi manusia dan harga diri manusia, itulah isu utama yang secara terang-terangan memisahkan kami,” ucap von der Leyen.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
14 jam lalu

Prabowo dan Menteri Keamanan China Bahas Peningkatan Kerja Sama Strategis Lewat BIN

Nasional
1 hari lalu

Prabowo Bertemu Menteri Keamanan Negara China di Istana, Bahas Geopolitik Dunia

Internasional
3 hari lalu

Kisah Haru 7 Anjing di China Kabur dari Pencuri, Pulang Bersama ke Pemiliknya

Nasional
10 hari lalu

Koalisi Masyarakat Dorong Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Diadili di Peradilan Umum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal