Uni Eropa Bakal Longgarkan Sanksi untuk Rusia, Ada Apa?

Ahmad Islamy Jamil
Bendera Uni Eropa berkibar di depan markas organisasi itu di Brussels, Belgia (ilustrasi). (Foto: Reuters)

Secara terpisah, di bawah sanksi baru yang akan disahkan Uni Eropa pada Rabu besok, Sberbank SBER.MM selaku bank terbesar Rusia, juga akan menjadi sasaran pembekuan aset oleh UE. “Namun, ada pengecualian di sini, yaitu sumber daya yang dibutuhkan untuk perdagangan makanan,” kata seorang pejabat Uni Eropa kepada Reuters.

Rancangan dokumen tersebut mengungkapkan dana dapat dicairkan setelah pihak bank atau lembaga yang bersangkutan menjelaskan bahwa uang tersebut diperlukan untuk pembelian, impor, atau pengangkutan produk pertanian dan makanan, termasuk gandum dan pupuk.

Di bawah sanksi yang direvisi itu, Uni Eropa juga berencana untuk memfasilitasi ekspor makanan dari sejumlah pelabuhan Rusia—yang sebelumnya disetop oleh para pedagang menyusul sanksi UE.

Uni Eropa sejauh ini selalu membantah sanksinya memengaruhi rantai pasokan ataupun perdagangan makanan dunia.

Uni Eropa, bersama dengan Amerika Serikat, Inggris, dan lainnya, memberlakukan sanksi besar-besaran terhadap Rusia atas operasi militer di Ukraina pada 24 Februari. Moskow mengklaim agresinya itu bertujuan untuk melucuti senjata dan “mendenazifikasi” Ukraina.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
7 jam lalu

Trump Posting Gambar Peta Selat Hormuz Milik AS

8 jam lalu

Gencatan Senjata 60 Hari dengan AS Berakhir, Ini Komentar Iran

14 jam lalu

Tak Jelas Kapan Berakhir, Perang Timur Tengah Mulai Bikin Negara Teluk Gerah

15 jam lalu

Iran Tegaskan Pasukan AS Tak Boleh Lintasi Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal