Uni Eropa Siap Jatuhkan Sanksi kepada 11 Pejabat Junta Militer Myanmar

Djairan
Ribuan rakyat Myanmar turun ke jalan menentang kudeta oleh junta militer. Sedikitnya 250 orang tewas ditembak aparat dalam aksi menentang kudeta atas Aung San Suu Kyi tersebut. (Foto: Reuters).

Hingga saat ini, setidaknya 250 demonstran Myanmar tewas ditembak aparat dalam unjuk rasa anti-kudeta militer sejak Februari lalu, menurut laporan terbaru dari Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP).

Pada Senin pagi, demonstran di pusat ibu kota komersial Yangon beramai-ramai membunyikan klakson mobil sebagai bentuk perlawanan dan tuntutan pembebasan pemimpin mereka yang ditahan militer, Aung San Suu Kyi.

Aung San Suu Kyi. (Foto: Reuters).

Tak hanya itu, di kota barat Mindat di negara bagian Chin para demonstran juga turun ke jalan dan memasang puluhan poster di sebuah alun-alun di depan pasar utama, yang bertuliskan ‘Kediktatoran Militer Harus Gagal’.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Internasional
17 hari lalu

Kapal Tenggelam di Laut Andaman, 250 Pengungsi Muslim Rohingya Hilang

Internasional
28 hari lalu

Pemimpin Kudeta Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing Terpilih Jadi Presiden

Internasional
1 bulan lalu

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Uni Eropa Kutuk Serangan dan Desak Penyelidikan

Internasional
1 bulan lalu

Maskapai Bertumbangan Imbas Perang Timteng, Giliran Vietnam dan Myanmar Pangkas Penerbangan

Internasional
3 bulan lalu

Panas! Iran Akan Usir Atase Pertahanan Negara-Negara Uni Eropa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal