Uni Eropa Siap Jatuhkan Sanksi kepada 11 Pejabat Junta Militer Myanmar

Djairan
Ribuan rakyat Myanmar turun ke jalan menentang kudeta oleh junta militer. Sedikitnya 250 orang tewas ditembak aparat dalam aksi menentang kudeta atas Aung San Suu Kyi tersebut. (Foto: Reuters).

Hingga saat ini, setidaknya 250 demonstran Myanmar tewas ditembak aparat dalam unjuk rasa anti-kudeta militer sejak Februari lalu, menurut laporan terbaru dari Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP).

Pada Senin pagi, demonstran di pusat ibu kota komersial Yangon beramai-ramai membunyikan klakson mobil sebagai bentuk perlawanan dan tuntutan pembebasan pemimpin mereka yang ditahan militer, Aung San Suu Kyi.

Aung San Suu Kyi. (Foto: Reuters).

Tak hanya itu, di kota barat Mindat di negara bagian Chin para demonstran juga turun ke jalan dan memasang puluhan poster di sebuah alun-alun di depan pasar utama, yang bertuliskan ‘Kediktatoran Militer Harus Gagal’.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Ancam Tarif 100 Persen untuk Negara Eropa yang Pajaki Raksasa Teknologi AS

57 tahun lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

57 tahun lalu

Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa

57 tahun lalu

Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal