Uni Eropa Soroti 7 Negara karena Tingkat Kematian Pasien Covid-19 Naik

Ahmad Islamy Jamil
Bendera Uni Eropa (ilustrasi). (Foto: AFP)

Sementara, negara-negara yang masuk kelompok ketiga dianggap stabil, di mana risiko infeksinya terbilang “rendah” untuk populasi umum dan dikatakan “sedang” untuk kelompok berisiko.

ECDC mencatat, di Uni Eropa, kerentanan populasi terhadap infeksi tetap tinggi. Ini karena data yang tersedia dari studi seroprevalensi menunjukkan bahwa tingkat kekebalan dalam populasi kurang dari 15 persen di sebagian besar wilayah di dalam UE/EEA dan Inggris.

“Sebagian besar orang masih dapat terinfeksi,” kata direktur ECDC, Andrea Ammon, kepada wartawan saat pengarahan secara daring dengan Komisioner Uni Eropa, Stella Kyriakides, Kamis (24/9/2020).

“Apa yang kami lihat di banyak negara adalah, banyak penularan yang sedang berlangsung saat ini adalah karena pertemuan pribadi, makan malam keluarga besar, pernikahan, semua kumpul-kumpul yang Anda lakukan dengan teman-teman Anda dan keluarga. Ini terjadi tidak hanya di Spanyol,” ujarnya.

Kendati demikian, Ammon enggan menyerukan negara-negara itu untuk memberlakukan kebijakan pembatasan yang ketat seperti menutup pertokoan, restoran, dan bar secara umum.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Belasan Ribu Polisi Prancis Demonstrasi, Tuntut Kenaikan Gaji

6 hari lalu

Prancis dan Kanada Ikut Tekan Israel, Netanyahu Siapkan Balasan Diplomatik

8 hari lalu

Bukan Cuma Tutup Konsulat, Israel Usir Diplomat Inggris dari Tepi Barat dalam 7 Hari

9 hari lalu

Israel Tutup Paksa Konsulat Inggris di Yerusalem Timur, Usir Diplomat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal