Unjuk Rasa Umat Islam India Menolak Pengesahan UU Kewarganegaraan Tewaskan 2 Orang

Anton Suhartono
Demonstrasi menentang pengesahan UU Amandemen Kewarganegaraan di Assam, India, menewaskan 2 orang (Foto: AFP)

Assam menjadi sorotan setelah pemerintah menerapkan aturan baru yakni pemutihan status kewarganegaraan bagi hampir 2 juta warganya, mayoritas muslim. Hak warga negara mereka dicabut dan terancam dideportasi atau setidaknya di penjara. Padahal mereka sudah beberapa generasi tinggal di India.

Penerapan UU ini merupakan agenda besar kelompok nasionalis Hindu partai berkuasa Bharatiya Janata (BJP) yang juga tempat bernaung , yang ingin menyudutkan sekitar 200 juta muslim India dan menjadikan mereka sebagai warga kelas 2.

Setelah aturan ini disahkan akan jauh lebih mudah bagi umat Hindu, Sikh, Budha, Kristen, dan minoritas lainnya untuk keluar dari Afghanistan, Bangladesh, dan Pakistan lalu menjadi warga negara India.

Menurut para politisi BJP, umat Islam dikecualikan karena mereka tidak mengalami kekerasan di tiga negara tersebut.

Anehnya, muslim yang mengalami kekerasan di selain tiga negara tersebut seperti Tamil di Sri Lanka, Rohingya di Myanmar, dan Tibet di China, tetap tidak diterima.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 hari lalu

Prabowo Belajar dari India yang Bangun 40 Juta Rumah dalam 12 Tahun, Begini Caranya

7 hari lalu

Emak-Emak Demo Desak Gibran Tunjukkan Ijazah Asli SMA, Diwarnai Saling Dorong

13 hari lalu

Ngeri! Macan Tutul Masuk Toko Miras, Serang Pegawai lalu Acak-Acak Minuman

15 hari lalu

RUU PFII Disahkan, Purbaya: Hasilkan Manfaat Jangka Panjang yang Besar bagi RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal