Unjuk Rasa Umat Islam India Menolak Pengesahan UU Kewarganegaraan Tewaskan 2 Orang

Anton Suhartono
Demonstrasi menentang pengesahan UU Amandemen Kewarganegaraan di Assam, India, menewaskan 2 orang (Foto: AFP)

"Beberapa dari mereka dibawa dengan luka-luka karena tembakan peluru. Dua dari 21 orang itu meninggal," kata Ramen Talukdar, seorang dokter di rumah sakit, dikutip dari AFP, Jumat (13/12/2019).

Para pejabat mengatakan, 20 hingga 30 orang terluka dalam demonstrasi selama beberapa hari terakhir akibat tembakan peluru karet, peluru tajam, gas airmata, maupun pukulan benda keras.

Pejabat kepolisia Guwahati Deepak Kumar dicopot dari jabatannya terkait pecahnya kekerasan.

Semua layanan kereta api ke Tripura dan Assam ditangguhkan dan beberapa penerbangan dibatalkan. Pertandingan kriket dan sepak bola yang dijadwalkan berlangsung di Assam juga dibatalkan.

Dengan disahkannya UU Amandemen Kewarganegaraan (CAB), India bisa menerima kelompok minoritas dari negara lain sebagai warga negara, asalkan bukan muslim.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 jam lalu

Prabowo Belajar dari India yang Bangun 40 Juta Rumah dalam 12 Tahun, Begini Caranya

3 hari lalu

Emak-Emak Demo Desak Gibran Tunjukkan Ijazah Asli SMA, Diwarnai Saling Dorong

8 hari lalu

Ngeri! Macan Tutul Masuk Toko Miras, Serang Pegawai lalu Acak-Acak Minuman

10 hari lalu

RUU PFII Disahkan, Purbaya: Hasilkan Manfaat Jangka Panjang yang Besar bagi RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal