Usai Telepon Raja Salman, Trump: Khashoggi Mungkin Dibunuh Penjahat

Nathania Riris Michico
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menelpon Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud terkait kasus hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi di Turki. Trump berbicara selama 20 menit dengan Raja Salman, yang dengan tegas membantah mengetahui soal hilangnya Khashoggi.

Usai berbincang, Trump mengatakan Khashoggi kemungkinan hilang karena dibunuh penjahat.

"Kedengarannya bagi saya mungkin bisa jadi (Khashoggi) dibunuh penjahat. Siapa yang tahu," kata Trump, seperti dilaporkan BBC, Selasa (16/10/2018).

Saat memberikan pernyataan tersebut, Trump tidak menyertakan data atau fakta apapun. Trump mengakui kasus hilangnya Khashoggi dan laporan Turki bahwa dia dimutilasi menjadi fokus dunia internasional dalam pembicaraannya dengan Raja Salman.

"Dunia sedang memperhatikan. Dunia sedang membicarakannya, dan ini sangat penting untuk mencapai dasarnya," ujar Trump.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
22 jam lalu

Legenda Spanyol Dicekal Masuk AS jelang Final Piala Dunia 2026, Minta Bantuan Trump

23 jam lalu

Konflik Timur Tengah Memanas Iran Luncurkan Rudal Balistik ke Pangkalan AS di Arab Saudi

2 hari lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

2 hari lalu

Iran Ungkap Alasan Bombardir Pangkalan AS di Arab Saudi, Tampung Pesawat Tanker

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal