Video Ungkap Tentara Myanmar Diperintahkan Bunuh Muslim Rohingya

Anton Suhartono
Myo Win Tun memberikan pengakuan dalam video yang dirilis Arakan Army (Foto: AP)

Badan-badan PBB dan organisasi HAM lainnya juga sudah mendokumentasikan kekejaman yang dilakukan tentara Myanmar terhadap etnis Rohingya.

Dalam video pengakuan itu, kedua tentara terlihat duduk mengenakan seragam militer. Mereka diberikan pertanyaan oleh orang yang berada di balik kamera. Tindak kekerasan yang digambarkan oleh keduanya seolah membenarkan laporan penyelidikan yang dilakukan organisasi HAM serta PBB. Mereka mendapatkan informasi itu dari para pengungsi di Bangladesh.

Dalam satu pengakuan, Myo Win Tun mengatakan komandan Pusat Operasi Militer ke-15, Kolonel Than Htike, memberikan perintah kepada dia dan tentara lain untuk menembak semua yang dilihat dan didengar, ketika mereka menggeruduk perkampungan muslim.

Dia mengatakan, dalam satu operasi para tentara membunuh dan memakamkan 30 orang.

"Delapan perempuan, tujuh anak-anak, serta 15 pria dan orang tua," katanya.

Dia juga menegaskan, Kolonel Than Htike memerintahkan unitnya untuk memusnahkan semua Kalar, sebutan yang merendahkan etnis Rohingya. Mereka menembak korban di bagian dahi serta menendang jasadnya ke dalam lubang. Selain itu para tentara juga memerkosa perempuan sebelum membunuh mereka.

Setelah itu tentara merampas telepon seluler, laptop, dan juga hewan ternak para penduduk desa.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Destinasi
7 hari lalu

Viral Film Lisa BLACKPINK Terciduk Ubah Tangerang Jadi Myanmar, Netizen Murka!

Nasional
8 hari lalu

Kemlu Kembali Pulangkan 91 WNI Korban Online Scam dari Myanmar, Total 291 Orang

Nasional
16 hari lalu

WNI Ditangkap di Turki, Diduga Jual Warga Rohingya ke Luar Negeri

Internasional
27 hari lalu

Junta Militer Myanmar Gelar Pemilu Tahap Kedua di Tengah Perang Saudara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal