Viral Kepala Sekolah Hujat Bendara Palestina, Sebut Simbol Ancaman dan Anti-Yahudi

Anton Suhartono
Kepala sekolah di Inggris dikecam karena menhujat bendara Palestina (Foto: AFP)

LONDON, iNews.id - Seorang kepala sekolah di Kota Leeds, Inggris, dikecam karena menghujat bendera Palestina dengan menyebutnya sebagai ancaman dan simbol anti-Yahudi.

Pria bernama Mike Roper itu pun meminta maaf setelah videonya yang menghujat bendera Palestina menjadi viral di media sosial.

Para aktivis pro-Palestina bahkan menyambangi sekolah yang dipimpinnya, Allerton Grange School, pada Senin lalu untuk berunjuk rasa. 

Roper menyampaikan komentar itu dalam pertemuan yang disiarkan langsung di media sosial. Videonya lalu diunggah secara online memicu reaksi keras dari netizen.

Pernyataan itu disampaikan setelah sebagian siswa sekolah tersebut melaporkan poster dan bendera Palestina yang mereka bawa disita oleh guru. Seorang aktivis pro-Palestina Yasmin Ahmed mengatakan, para siswa mengibarkan bendera Palestina secara damai sebagai ungkapan apa yang terjadi di wilayah itu serta untuk menunjukkan kemarahan dan bentuk solidaritas.

Namun Roper membela guru tersebut dengan mengklaim, beberapa orang yang melihat bendera Palestina merasa terancam serta merasa tidak aman dan khawatir. 

"Karena bagi sebagian orang, bendera itu dipandang seruan untuk mempersenjatai diri dan mengandung pesan dukungan anti-Semitisme, menjadi seorang anti-Yahudi," ujarnya, seperti dikutip dari Arab News, Rabu (26/5/2021).

Setelah muncul kritikan, Roper dan otoritas pendidikan setempat menyampaikan permintaan maaf.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Ma'ruf Amin Tak Masalah RI Gabung Board of Peace, Asal Perjuangkan Palestina Merdeka

Nasional
12 jam lalu

Airlangga Bantah Kesepakatan Tarif AS Disetujui usai RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Nasional
2 hari lalu

8.000 Prajurit TNI bakal Dikirim ke Gaza, DPR: Harus Cegah Pembunuhan Warga Sipil

Music
3 hari lalu

The Changcuters Tur Inggris April 2026, Hijrah ke London Jadi Kenyataan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal