Virus Corona Renggut 20.000 Nyawa di AS, Perayaan Paskah Digelar Online

Anton Suhartono
Jumlah korban meninggal akibat virus corona di AS menembus 20.000 orang hingga 11 April (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Jumlah korban meninggal akibat virus corona di Amerika Serikat (AS) terus bertambah, menembus 20.000 orang.

Hingga Sabtu (11/4/2020) waktu setempat, sebanyak 20.071 orang meninggal, mengukuhkan AS sebagai negara dengan kasus kematian akibat Covid-19 tertinggi di dunia. 

Kasus kematian di AS telah melampuai Italia yang berada di kisaran 19.400-an. Sementara itu Spanyol berada di urutan ketiga dengan selisih sekitar 100 korban di bawah Italia.

Data yang dirilis Universitas Johns Hopkins juga mengungkap, jumlah kasus terinfeksi mendekati 520.000 orang, tepatnya 519.453.

Meski demikian, ada secercah harapan karena data menunjukkan adanya penurunan kasus infeksi, termasuk di New York sebagai pusat wabah di AS serta di New Orleans.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
18 jam lalu

Kantor Misi Diplomatik AS di 4 Negara Rusak Parah Dihantam Rudal Iran, Ini Daftarnya

19 jam lalu

Beda Partai, Trump Malah Puji Zohran Mamdani Usai Bertemu di New York

20 jam lalu

Trump Puji Zohran Mamdani: Wali Kota Hebat walau Beda Partai

22 jam lalu

AS Embargo Penerbangan, Larang Bandara Seluruh Dunia Terima Pesawat Maskapai Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal