Virus Korona Terus Menyebar, Sampai Israel dan Renggut 2 Nyawa Lagi di Iran

Anton Suhartono
Warga Iran tetap antusias mengikuti pemilu parlemen di tengah maraknya kasus virus korona (Foto: AFP)

Kementerian Kesehatan Iran juga melaporkan 13 korban terbaru sehingga jumlah totalnya menjadi 18.

"Sebanyak 13 kasus baru dikonfirmasi. Sayangnya dua dari mereka meninggal," kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan Iran, Kianoush Jahanpour, dalam cuitan.

Kasus virus korona pertama kali diumumkan di Iran pada Rabu (19/2/2020). Lalu pada Kamis, Iran mengumumkan kasus kematian akibat virus korona pertama di negara itu sekaligus di Timur Tengah.

"Tujuh di Qom, empat di Teheran, dan dua di Gilan," kata Jahanpour, memetakan lokasi para penderita.

Dia menambahkan, para penderita merupakan warga Qom atau warga provinsi lain namun memiliki catatan perjalanan ke Qom dalam beberapa hari atau beberapa pekan terakhir.

Iran, lanjut dia, sudah menerima bantuan alat tes virus korona dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang dikirim empat kali.

Qom merupakan kota pusat studi dan pariwisata religi Syiah yang dikunjungi jutaan orang dari dalam dan luar negeri setiap tahunnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
20 jam lalu

Menteri Radikal Israel Smotrich Kembali Jadi Sorotan, Serukan Perang di Tepi Barat

23 jam lalu

Harga Minyak Dunia Naik Lagi usai Trump Tolak Tawaran Iran Buka Kembali Selat Hormuz

23 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Buka Kembali Selat Hormuz, Iran Tetap Buka Pintu Negosiasi

2 hari lalu

Perjalanan Cinta Jerome Polin dan Gracia Caroline, dari Adik Kelas di Jepang hingga Segera Menikah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal