Vladmir Putin Sebut Pertempuran Armenia-Azerbaijan Tragedi Besar

Ahmad Islamy Jamil
Perang Armenia-Azerbaijan telah berlangsung selama sepekan memperebutkan wilayah sengketa Nagorno-Karabakh. Lebih dari 300 orang dilaporkan menjadi korban. (Foto: AFP)

Sejak pertempuran pecah lebih dari sepekan lalu, setidaknya 290 orang tewas, termasuk lebih dari 47 warga sipil.

Ada kekhawatiran pertempuran di Nagorno-Karabakh bisa meluas menjadi perang multimedan. Armenia telah mengumumkan darurat militer dan mobilisasi militer, sedangkan Azerbaijan memberlakukan aturan militer dan jam malam di kota-kota besar.

Rusia memiliki perjanjian bidang pertahanan dengan Armenia, yang memungkinkan tentara dan armada tempur Rusia ditempatkan di Armenia. Namun, perjanjian itu tidak mencakup wilayah Nagorno-Karabakh.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Presiden Pezeshkian Ngadu ke Putin, Kenapa Iran dan AS Tak Kunjung Berdamai

2 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai Trump Umumkan Gencatan Senjata Energi Rusia-Ukraina

2 hari lalu

Trump Bela Kesepakatan Solar dengan Rusia, Zelensky Murka: Putin Dapat Duit untuk Perang!

2 hari lalu

Blak-blakan Sentil Zelensky, Trump: Sudah Waktunya Ukraina Ganti Presiden

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal