SIBERIA, iNews.id — Dugaan wabah pes menggemparkan Rusia setelah seorang pekerja laboratorium di Siberia meninggal dunia usai mengalami pneumonia berat. Hampir 200 orang yang diduga memiliki kontak dengan korban kemudian menjalani isolasi dan pemantauan medis.
Kasus ini bermula dari dugaan insiden di Irkutsk Anti-Plague Research Institute, Rusia. Sejumlah laporan media menyebut seorang pekerja laboratorium diduga mengalami kecelakaan pada 25 September 2026 saat menangani material biologis.
Pekerja bernama Daria Shipilova itu disebut mengalami insiden berupa pecahnya tabung yang diduga berisi patogen Yersinia pestis, bakteri penyebab penyakit pes.
Namun, informasi mengenai bakteri tersebut lepas dari laboratorium belum dikonfirmasi secara resmi oleh otoritas Rusia.
Beberapa hari setelah dugaan insiden tersebut, Shipilova mengalami kondisi kesehatan serius. Ia dilaporkan dirawat di rumah sakit di Shelekhov dengan pneumonia berat dan sempat membutuhkan ventilator.